Setelah Tenaga Kesehatan, 5.000 Awak Media Menjadi Prioritas Penerima Vaksin Covid

- 9 Februari 2021, 16:59 WIB
Presiden menjelaskan, saat ini pemerintah tengah memfokuskan pembelanjaan anggarannya untuk kebijakan vaksinasi Covid-19. /ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

HALLO BOGOR - Presiden Joko Widodo mengajak insan pers untuk bersama-sama membangun harapan dan optimisme untuk mewujudkan keberhasilan penanganan pandemi Covid-19 beserta dampak ekonomi yang ditimbulkannya.

Hal itu disampaikan olehnya saat hadir secara virtual dari Istana Negara, Jakarta, pada acara Puncak Peringatan Hari Pers Nasional 2021, yang digelar pada Selasa, 9 Februari 2021.

Presiden menjelaskan, saat ini pemerintah tengah memfokuskan pembelanjaan anggarannya untuk kebijakan vaksinasi Covid-19 secara massal yang diberikan gratis kepada kurang lebih 181,5 juta masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Bukan Pakai Dana BUMN, Menteri Erick Thohir Beri Beasiswa kepada AO Mekaar PNM

Tenaga kesehatan menjadi prioritas pertama bagi kebijakan tersebut pada tahap awal pelaksanaan.

Baca Juga: Ini Kebutuhan Durasi Tidur yang Cukup dan Berkualitas, Penting untuk Sistem Imun

Setelahnya, Kepala Negara memastikan, awak media sebagai garda terdepan edukasi penanganan pandemi di tengah masyarakat juga akan turut memperoleh prioritas vaksinasi tersebut secara bertahap.

Baca Juga: Hadiri Puncak Peringatan HPN 2021, Presiden Jokowi Berterima Kasih kepada Insan Pers

"Tadi saya sudah bisik-bisik ke Prof. Nuh (Ketua Dewan Pers) untuk awal, di akhir bulan Februari sampai awal Maret nanti, untuk awak media sudah kita siapkan kira-kira 5.000 orang untuk bisa divaksin," tuturnya.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X