Waspada Gempa Susulan, BMKG Pasang Perangkat Informasi di Setiap Posko di Mamuju

- 19 Januari 2021, 18:31 WIB
Memasuki hari keempat pascagempa bumi, tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban di sejumlah lokasi. /ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

HALLO BOGOR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga Senin, 18 Januari 2021, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) telah diguncang gempabumi sebanyak 31 kali.

Termasuk gempabumi pada Kamis, 14 Januari pukul 14.35 Wita dengan kekuatan M5,9, lalu pada Jumat, 15 Januari pukul 02.28 Wita dengan kekuatan M6,2, kemudian pada Sabtu, 16 Januari pukul 07.32 Wita dengan kekuatan M5,0 serta pada Senin, 18 Januari pukul 11.11 dengan kekuatan M4,2.

BMKG melaporkan gempabumi tektonik yang mengguncang wilayah Majene, Sulawesi Barat, merupakan jenis gempa kerak dangkal atau shallow crustal earthquake yang diakibatkan adanya aktivitas sesar aktif sehingga potensi gempa susulan diprakirakan masih akan terjadi.

Baca Juga: Bebas Murni, Ini Janji Pertama yang Disampaikan Vanessa Angel kepada Publik

Kepala Pusat Seismologi Teknik BMKG Rahmat Triyono mengatakan bahwa BMKG telah memasang perangkat informasi diseminasi di setiap posko yang terdapat di Kabupaten Mamuju.

Baca Juga: Hujan Intensitas Tinggi dan Longsor Sebabkan Banjir Bandang di Kabupaten Bogor

"BMKG telah memasang perangkat informasi diseminasi yang ada di setiap posko ini, sehingga rekan-rekan yang ada di posko mendapatkan informasi sesegera mungkin, kurang lebih 2-3 menit setelah kejadian gempa bumi," ucap Rahmat.

Baca Juga: Nonton Video Syur Saat ke Luar Kota Bersama Gisel, Wijin Ungkap Perasaannya Seperti Ini

Rahmat menyampaikan hal ini dalam video conference pada Senin, 18 Januari 2021 langsung dari Posko Penanganan Darurat Gempa Bumi Sulawesi Barat di Kompleks kantor Gubernur Sulbar.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X