Palang Merah Indonesia Perlu Lebih Banyak Pendonor Plasma Darah Konvalesen

- 18 Januari 2021, 21:11 WIB
Ketua Umum Palang Merah Indonesia Jusuf Kalla (kiri) bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat menghadiri peluncuran Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen Covid-19 di Markas PMI Pusat Jakarta, Senin, 18 Janaari 2021. /Dok. Palang Merah Indonesia

HALLO BOGOR - Ketua Umum Palang Merah Indonesia Jusuf Kalla mengatakan bahwa PMI memerlukan lima kali lipat jumlah pendonor plasma darah konvalesen, guna memenuhi kebutuhan penderita Covid-19.

"Kurang lebih ada 40 pendonor per hari, ini masih sangat kurang dibandingkan dengan kebutuhan. Tiap hari dari seluruh daerah minta sekitar 200, sementara yang kita bisa penuhi hanya 40 sampai 50 per hari. Jadi pendonor harus ditingkatkan lima kali lipat," kata JK saat menghadiri peluncuran Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen Covid-19 di Markas PMI Pusat Jakarta, Senin, 18 Janaari 2021.

Baca Juga: Terapi Plasma Konvalesen Dapat Diakses Melalui PMI, Begini Prosedurnya

Baca Juga: Gandeng PMI Kabupaten Bogor, Jurnalis Utara Gelar Kegiatan Donor Darah

Menurutnya, untuk mendapatkan jumlah donor sesuai kebutuhan tidaklah sulit, jika 20 persen dari total masyarakat yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 mendonorkan plesma darahnya.

"Yang sudah sembuh sudah ada sekitar 736 ribu orang, tentu semuanya tidak bisa diterima sebagai pendonor karena wanita hamil dan lansia tidak bisa mendonorkan plasma darahnya.”

“Namun, jika 20 persen saja penyintas mendonorkan, maka semua kebutuhan dapat dipenuhi dan Insya Allah angka kematian karena Covid-19 akan berkurang," jelasnya.

Seperti diketahui, PMI memiliki peralatan dan tenaga medis yang memenuhi kualifikasi untuk memproses plasma darah konvalesen tersebut sebelum didonorkan kepada pasien Covid-19.

Dari total 235 Unit Donor Darah (UDD) PMI di seluruh Indonesia, 31 di antaranya memiliki peralatan untuk memproses plasma darah tersebut.

Halaman:

Editor: Timothy Alden

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X