Satu Narapidana Patah Tulang dan 2 Petugas Rutan Mamuju Terluka, Akibat Gempa Majene

- 15 Januari 2021, 21:35 WIB
Gempa di Majene dan sekitarnya merusak Rutan Kelas IIB Mamuju bagian bangunan yang mengalami kerusakan antara lain tembok branggang bagian kiri, kanan, dan belakang roboh. /Dok. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan

HALLO BOGOR - Gempa berkekuatan 6.2 skala richter yang terjadi di Majene dan sekitarnya, mengakibatkan kerusakan dan korban luka di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju.

Kepala Rutan Mamuju, I Gusti Lanang Agus Cahyana, mengungkapkan sebanyak 2 petugas mengalami luka dan 1 narapidana mengalami patah tulang.

“Dua orang petugas kami mengalami luka, satu luka robek di tangan saat memecah kaca kotak kunci dan satu lagi saat keluar dari pos menara," ungkap Gusti, Jumat, 15 Januari 2021.

Baca Juga: Soal Vaksinasi, Satgas Labih Kedepankan Edukasi Masyarakat daripada Sanksi

"Sementara 1 narapidana mengalami patah tulang tangan tertimpa reruntuhan tembok kamar,” imbuh Gusti dalam keterangan tertulis dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kemenkumham RI.

Baca Juga: Anggaran Besar Harus Berdampak dan Beri Daya Ungkit bagi Perekonomian

Sementara itu, bagian bangunan yang mengalami kerusakan antara lain tembok branggang bagian kiri, kanan, dan belakang roboh.

Baca Juga: Sungai Pelaihari Meluap, 21.990 Jiwa Terdampak Banjir di Kalimantan Selatan

Juga satu kamar hunian rusak parah serta retakan tembok di setiap kamar dan ruang kerja petugas. Diketahui seluruh jaringan listrik di rutan juga terputus.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: Direktorat Jenderal Pemasyarakatan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X