8 Meninggal Dunia dan Lebih dari 600 Warga Majene Luka-Luka Akibat Gempa

- 15 Januari 2021, 14:57 WIB
BPBD setempat terus melakukan pendataan dan kaji cepat di lapangan, kerusakan bangunan di Kabupaten mencakup 62 unit rumah rusak. /Instagram.com/@infomamuju_

HALLO BOGOR - BPBD Kabupaten Majene mengabarkan 8 (delapan) warganya meninggal dunia dan lebih dari enam ratus menderita luka-luka.

BPBD setempat terus melakukan upaya penanganan darurat dan memutakhirkan data dampak pascagempa M6,2 yang terjadi pada Jumat, 15 Januari 2021, pukul 01.28 WIB atau 02.28 waktu setempat.

Data Pusat Pengendali Operasi BNPB per 15 Januari 2021, pukul 11.10 WIB, mencatat sekitar 637 warga mengalami luka-luka dan 15.000 lainnya mengungsi di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat.

Baca Juga: 3 Meninggal Dunia, Hotel Maleo Kantor Gubernur Sulbar Rusak Berat Akibat Gempa

BPBD setempat terus melakukan pendataan dan kaji cepat di lapangan. Sedangkan kerusakan bangunan di Kabupaten ini mencakup 62 unit rumah rusak.

Baca Juga: Satgas Pastikan Ketersediaan Almatkes dan Vaksin di Daerah Tercukupi

Selain itu juga 1 unit puskesmas rusak berat, 1 kantor danramil Maluda rusak berat, jaringan listrik padam, komunikasi selular tidak stabil dan longsor 3 titik sepanjang jalan poros Majene – Mamuju.

Baca Juga: Guncangan Lebih Lama, Gempa Kuat Kembali Dirasakan Warga Majene, Sulbar

Sedangkan pada Kabupaten Majene melaporkan korban meninggal dunia 3 orang, BPBD menginformasikan kerusakan berat (RB) antara lain Hotel Maleo, kantor Gubernur Sulawesi Barat dan sebuah mini market.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: BNPB Indonesia


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X