Gunung Merapi Luncurkan 19 Kali Guguran Lava Pijar dan Puluhan Gempa, Ini Penjelasannya

- 11 Januari 2021, 11:23 WIB
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang terlihat dari Tunggularum, Wonokerto, Turi, Sleman, D.I Yogyakarta. / ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

HALLO BOGOR - Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengeluarkan 19 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 600 meter pada Senin.

Selama pengamatan itu, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat ada 42 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-21 mm selama 10-69 detik.

Juga, tujuh kali gempa embusan dengan amplitudo 2-3 mm selama 9-17 detik, 46 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 2-27 mm selama 5-10 detik, dan tujuh kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitido 31-68 mm selama 10-20 detik.

Baca Juga: Ada Longsor, Arus Lalu Lintas Bogor ke Cianjur atau Sebaliknya Tidak Dapat Melintas

Guguran lava pijar yang teramati pada periode pengamatan pada Senin, 11 Januari 2021 pukul 00.00-06.00 WIB itu meluncur ke arah hulu Kali Krasak.

Baca Juga: Ingatkan Bencana Hidrometeorologi, Doni Ajak Tanam Pohon di Kemiringan

"Guguran lava pijar teramati 19 kali jarak luncur maksimum 600 meter arah hulu kali Krasak," kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan tertulis di Yogyakarta.

Baca Juga: Roy Marten Ceritakan Kondisi Gading Marten Saat Tahu Skandal Video Syur Gisel

Berdasarkan pengamatan visual, seperti dikutip Antara, asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 400 meter di atas puncak kawah.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X