Begini Fatwa MUI Pusat Terkait Kehalalan Vaksin Covid-19 Produksi Sinovac dari China

- 8 Januari 2021, 21:24 WIB
Ketua MUI Bidang Fatwa KH. Asrorun Niam Sholeh.
Ketua MUI Bidang Fatwa KH. Asrorun Niam Sholeh. / Dok. Mui.or.id/

HALLO BOGOR - Setelah menggelar rapat pleno secara tertutup, Komisi Fatwa MUI Pusat akhirnya menetapkan soal kehalalan Vaksin Covid-19 produksi Sinovac tersebut.

Terkait soal penggunaan vaksin ini masih menunggu izin keamanan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Soal kebolehan penggunaannya, ini sangat terkait dengan keputusan mengenai aspek keamanan, kualitas, dan efficacy BPOM," Ketua MUI Bidang Fatwa KH. Asrorun Niam Sholeh.

Baca Juga: Setelah Diperiksa Selama 10 Jam, Gisel Akhirnya Bisa Pulang ke Rumah

Menurutnya, penggunaan Vaksin Covid-19 produksi Sinovac itu masih menunggu keputusan BPOM terkait keamanan (safety), kualitas (quality), dan kemanjuran (efficacy).

Baca Juga: Masih Nunggu Izin BPOM dan MUI, Presiden Jokowi Sebut Vaksinasi Minggu Depan

"Fatwa utuhnya akan disampaikan setelah BPOM menyampaikan mengenai aspek keamanan untuk digunakan, apakah aman atau tidak,” ujarnya.

Baca Juga: Kemenkes Tanggapi Kabar Selebritis Penerima Vaksin Pertama, Termasuk Raffi Ahmad

Terkait aspek kehalalan, seperti dikutip laman resmi MUI, Bidang Fatwa menyepakati bahwa Vaksin Covid-19 itu suci dan halal, setelah dilakukan diskusi panjang penjelasan auditor,

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: Majelis Ulama Indonesia


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X