Masih Pandemi, Ini Tiga Alternatif Kuota Haji 2021 yang Disiapkan Kemenag

- 28 November 2020, 18:49 WIB
Menteri Agama Fachrul Razi.
Menteri Agama Fachrul Razi. /Instagram.com/@fachrulrazi_official

HALLO BOGOR - Ditengah Pandemi Covid-19, kementrian Agama telah memlersiapkan tiga alternatif penyelenggaraan ibadah haji pada 1442 H/2021 M mendatang.

Tiga alternatif tersebut yaitu, Kemenag menyiapkan kuota penuh apabila situasi COVID-19 di dunia sudah membaik. Yang kedua adalah pembatasan kuota jamaah haji dari 30 sampai 50 persen jika COVID-19 masih ada. dan yang ketiga pemberangkatan jamaah haji ditunda lagi jika pemerintah Arab Saudi menutup akses layanan penyelenggaraan ibadah haji

"Kita siapkan tiga alternatif untuk kuota haji tahun 2021 mendatang sambil menunggu keputusan dari pihak Saudi Arabia terkait kuota haji untuk Indonesia pada tahun 2021 mendatang," kata Menteri Agama RI Fachrul Razi, di Kupang, Sabtu 28 November 2020.

Baca Juga: Terkait Ceramah Provokasi dan Caci Maki, Begini Pandangan Habib Jindan

Dia juga mengatakan, sampai saat ini belum dipastikan apakah ada keberangkatan haji lagi di tengah COVID-19 ini. Sebab sebelumnya Plt. Dirjen Bimas haji beberapa waktu lalu pulang dari Arab Saudi belum ada jawaban dari pihak Arab Saudi.

"Yang ketiga tidak ada pengiriman sama sekali, karena memang dibatalkan oleh mereka.Tetapi kita sama-sama berdoa agar tetap berlangsung dengan kuota penuh," harapnya.

Arab Saudi sampai saat ini belum bisa mengambil keputusan, sambung Fachrul, Karena memang menurut informasi yang ia peroleh dari pihak Arab Saudi yang menentukan kuota itu adalah pihak dari negara-negara OKI. Demikian seperti yang dikutip Hallobogor.com dar Antara.

Baca Juga: Menristek Bambang Brojonegoro Sebut Vaksin Merah Putih Bisa Diekspor

"Ketika ditanya bagaimana kira-kira kuota kami (Indonesia) bisa 100 persen atau tidak, mereka justru menjawab terlalu dini anda menanyakan hal itu," ujar dia.

Halaman:

Editor: Asep Saeful Hidayat

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X