Aroma Khas Kabin Mobil Baru Berpotensi Sebabkan Kanker, Begini Penjelasannya

- 22 Februari 2021, 15:22 WIB
Ilustrasi interior mobil. /Dok. Hallo Media/Banny Rachman

Baca Juga: Hampir 15.000 KK Terdampak Banjir di 15 Kecamatan di Kabupaten Karawang

Penelitian dilaksanakan untuk alternatif karena banyak periset lebih berfokus pada paparan polusi di luar ruangan. Sedangkan penelitian polusi indoor (polusi dalam ruangan) lebih berfokus pada lingkungan kerja. Faktanya banyak orang yang menghabiskan waktu uselama puluhan menit di dalam mobil.

Baca Juga: Super Lengkap, Ini Dia Daftar Tautan 49 Aturan Pelaksana UU Cipta Kerja

Ada dua senyawa berbahaya yang harus dihindari yaitu formaldehide (formalin) dan benzena. Formaldehida dipakai untuk cat juga karpet sedangkan benzema digunakan untuk karet dan pewarna.

Meskipun begitu, bukan berarti orang yang memakai mobil baru akan terkena kanker, karena risiko kanker tergantung seberapa banyak dan frekuensi orang tersebut menghirup senyawa berbahaya itu.

Risiko kanker pada pengguna mobil bisa bertambah karena gaya hidupkurang sehat, kurang olahraga, obesitas dan pola tidur yang buruk. Tidak hanya paparan karsinogen di dalam mobil.***

Halaman:

Editor: Satwika Rumeksa

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X