Jangan Sepelekan Nyeri Pinggang Inflamasi, Bisa Sebabkan Serangan yang Ancam Jiwa

- 29 Januari 2021, 06:07 WIB
Penderita nyeri bisa bangun malam hari karena sakit atau bangun pagi dengan kondisi pinggang pegal.
Penderita nyeri bisa bangun malam hari karena sakit atau bangun pagi dengan kondisi pinggang pegal. /Pexels/Karolina Gabowska

HALLO BOGOR - Jika mengalami nyeri pinggang lebih dari satu jam di pagi hari dan gejala kaku saat bangun tidur, jangan anggap enteng.

Para ahli mengingatkan bahwa bisa jadi nyeri itu akibat inflamasi atau peradangan apalagi jika kasusnya terus berlanjuit selama tiga bulan.

Dokter Laniyati Hamijoyo dari RS Hasan Sadikin Bandung yang spesialis ilmu penyakit dalam divisi reumatologi mengatakan penderita nyeri bisa bangun malam hari karena sakit atau bangun pagi dengan kondisi pinggang pegal.

Baca Juga: Pengidap HIV Ternyata Bisa Divaksin Covid-19, Ini Syarat yang Harus Diikuti

Menurut Laniyati, saat digerakkan terasa membaik. Jika pada penderita usia muda di bawah 45 tahun munculnya perlahan-lahan, diberi obat antinyeri sembuh, begitu obat dihentikan muncul lagi.

Baca Juga: Diet Rendah Garam Bisa Menjaga Sistem Imun Semakin Tinggi, Begini Penjelasan Pakar

Hal itu disampaikan Lani saat webinar "Ada Bambu di Punggungku: Periksakan Dini Nyeri Pinggang, Sebelum Memburuk", Kamis 28 Januari 2021.

Baca Juga: Ini Tiga Langkah agar Antibodi Terbentuk pada Saat Vaksinasi Covid, Menurut Ketua IDI

Berbeda dengan nyeri pinggang mekanik (biasa) yang berlangsung tidak lebih 45 menit. Nyeri jenis ini biasa diderita orang dengan rentang usia 20-65 tahun.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X