Soal Guru Lumpuh di Sukabumi Setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Begini Penjelasan Pemprov Jabar

- 4 Mei 2021, 07:48 WIB
Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jabar Daud Achmad.
Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jabar Daud Achmad. /Dok. Disdik Jabar

HALLO BOGOR - Komite Daerah (Komda) Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Jawa Barat memberikan penjelasan soal dugaan KIPI berat usai menerima vaksinasi Covid-19 terhadap SA (31) seorang guru SMA di Kabupaten Sukabumi.

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Barat Daud Achmad, Senin, 3 Mei 2021 mengatakan pihaknya siap membantu SA untuk mendapatkan hunian sementara selama pengobatan di Bandung.

Untuk diketahui, SA alami penglihatan yang buram usai 12 jam mendapatkan imunisasi Covid-19 pada awal April lalu.

Baca Juga: Ini Langkah Pemerintah Waspadai Kasus Aktif Covid-19 Stagnan dalam 10 Hari Terakhir

Kemudian anggota geraknya pun melemah sehingga dilarikan ke Rumah Sakit di Kabupaten Sukabumi dan mendapatkan perawatan selama 23 hari.

Baca Juga: Gangguan Jaringan Telekomunikasi Papua Dituding Sengaja, Begini Penjelasan Pihak Polri

SA didiagnosa menderita Guillain-Barre Syndrome atau GBS yang merupakan penyakit saraf yang jarang ditemukan.

Baca Juga: Hidupkan Kembali Industri Perfilman, Upaya Bupati Ade Yasin Dipuji Aktris Film Atiqah

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Barat Daud Achmad menyatakan SA tidak terbukti berhubungan dengan vaksin.

Baca Juga: Industri Makanan Halal dan Fesyen Muslim Jadi Primadona di Pasar Dalam Maupun Luar Negeri

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X