KPK Dakwa Walikota Cimahi nonaktif Ajay M Priyatna Terima Suap Rp1,6 miliar

- 14 April 2021, 17:22 WIB
Tersangka Wali Kota Cimahi nonaktif Ajay Muhammad Priatna usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 25 Marte 2021.
Tersangka Wali Kota Cimahi nonaktif Ajay Muhammad Priatna usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 25 Marte 2021. /ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc

HALLO BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa Wali Kota Cimahi nonaktif Ajay M Priyatna menerima suap sebesar Rp1.661.250.000 untuk memuluskan izin proyek sebuah rumah sakit yang berlokasi di Kota Cimahi.

Penuntut Umum KPK Budi Nugraha mengatakan sehingga patut diduga pemberian itu diberikan untuk menggerakkan sesuatu dalam jabatan Ajay yang bertentangan dengan hukum.

Ajay diduga menerima sejumlah uang suap itu secara bertahap dari Hutama melalui sejumlah orang maupun pengusaha proyek. Adapun pemberian itu dilakukan secara bertahap sejak Mei hingga November 2020.

Baca Juga: Ketimbang Getol Operasi Tangkap Tangan, Luhut Pandjaitan Sarankan Ini kepada KPK

"Terdakwa mengetahui atau patut menduga bahwa hadiah berupa uang tersebut diberikan untuk mempermudah perizinan." kata Budi di Pengadilan Negeri Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu, 14 April 2021.

Baca Juga: KPK Periksa Sepuluh Saksi Dugaan Korupsi Stadion Mandala, Ini Daftar Lengkapnya

"Pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Kasih Bunda Kota Cimahi yang bertentangan dengan kewajiban terdakwa selaku penyelenggara negara," imbuhnya.

Baca Juga: KPK Bisa Proses Kembali Kasus BLBI Pasangan Sjamsul Nursalim dan Itjih, Ini Syaratnya

Seperti dikutip Hallobogor.com dari Antara, suap itu diduga diterima Ajay dari Pemilik Rumah Sakit Umum (RSU) Kasih Bunda Hutama Yonathan.

Baca Juga: Selain Hukuman Penjara dan Denda, KPK Juga Minta Hak Politik Rizal Djalil Dicabut

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X