Petani Menderita Gara-gara Harga Gabah Rendah, Pemerintah Gulirkan Gerakan Serap Gabah

- 8 April 2021, 16:25 WIB
Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyebutkan saat ini petani tengah menghadapi dengan harga gabah yang murah.
Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyebutkan saat ini petani tengah menghadapi dengan harga gabah yang murah. /ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

HALLO BOGOR - Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyebutkan saat ini petani tengah menghadapi dengan harga gabah yang murah.

Murahnya harga gabah ini disebabhkan kondisi lahan pertanian yang sempat terendam banjir sehingga kualitas padinya menurun.

Ketua KTNA Karawang Endjam Djamsir mengatakan, kalau saat ini banyak petani yang mengeluhkan turunnya harga gabah.

Baca Juga: Legislator Marah, Sarankan Rusia Blokir Zoom, Begini Argunentasi Alexander Bashkin

Kata dia, sekarang ini gabah di wilayah Karawang dibeli dengan harga murah, Rp3.800 per kilogram. Padahal sebelumnya harga gabah mencapai Rp4.200 per kilogram.

Baca Juga: Pekerja Swasta dan Mandiri Dilarang Mudik Lebaran, Begini Tindak Lanjut Kemnaker

Harga gabah yang mencapai Rp3.800 per kilogram itu jelas merugikan petani. Karena menurut dia, harga sekarang ini di bawah harga pokok penjualan.

Baca Juga: Kepulangan Pekerja Migran Jelang Ramadhan dan Lebaran, akan Ditangani Seperti Ini

Menurut dia, secara umum hasil panen petani Karawang melimpah. Pada musim panen kali ini, Karawang menghasilkan sekitar 1,3 juta ton gabah kering giling.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X