Terjadi Berulang, Jalur Bandung-Cianjur Terputus Akibat Longsor

- 2 Desember 2020, 15:08 WIB
Bencana longsor. /Dok. BNPB Indonesia

HALLO BOGOR - Baru beberapa hari lalu jalur utama selatan Cianjur-Bandung, Jawa Barat, tepatnya di Desa Sukabakti, Kecamatan Naringgul Tertutup longsor dan sudah ditangani. Kini jalan tersebut sudah kembali tertutup tanah bercampur batur berbagai ukuran sepanjang 7 meter.

untuk membuka kembali jalan nasional yang menghubungkan wilayah selatan Cianjur dengan Kabupaten Bandung, Irfan Sopyan Sekretaris BPBD Cianjur mengatakan, pihaknya masih berkordinasi dengan dinas terkait di pemkab, propinsi dan pusat,

"Baru beberapa hari lalu jalan tersebut dapat dilalui kendaraan, untuk ketiga kalinya longsor terjadi di lokasi yang sama. Saat ini, kami masih menunggu alat berat guna proses cepat menyingkirkan material longsor yang menutup sebagian besar landasan jalan," paparnya.

Baca Juga: Ini yang Dibawa Doni Monardo dari Jakarta untuk Korban Gunung Ili Lewotolok

Akibat longsor, lanjut Irfan, arus lalulintas yang cukup padat menjelang sore, tidak dapat melintas karena ketebalan longsor cukup tinggi, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua sekalipun. Tidak ada korban jiwa atau kerugian materil dalam peristiwa longsor ketiga kalinya tersebut.

"Kami upayakan dalam waktu cepat, material longsor sudah dapat di singkirkan karena masih menunggu alat berat. Kami mengimbau warga untuk ekstra hati-hati dan waspada saat melintas di jalur selatan terutama ketika hujan turun deras," jelas Irfan.

Kepala Desa Sukabakti, Tatang, mengungkapkan longsor terjadi ketika hujan turun deras sejak siang hingga sore menjelang, sehingga menyebabkan tebing yang rawan longsor di pinggir jalan nasional ambruk, menutup sebagian besar landasan jalan.seperti yang dikutip hallobogor.com dari Antara.

Baca Juga: Gubernur Ridwan Kamil Doakan Kesembuhan buat Gubernur Anies Baswedan

 "Hujan lebat dengan intensitas lama, terjadi sejak siang hingga sore menjelang, kurang lebih selama empat jam. Tidak ada perkampungan di lokasi tersebut, namun jalan nasional terganggu akibat longsor sepanjang 7 meter dengan ketebalan lumpur mencapai 80 centimeter, sehingga tidak dapat dilalui," jelasnya.***

Halaman:

Editor: Asep Saeful Hidayat

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X