Proyek Infrastruktur di Kota Banjar Jadi Kasus, KPK Mulai Panggil Saksi-saksi

- 2 Desember 2020, 16:47 WIB
Lambang KPK. /Twitter.com/@KPK_RI

HALLO BOGOR - Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih,sempat diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi sebanyak dua kali, masing-masing pada Rabu 12 Agustus 2020 dan Kamis 12 November 2020.

Ade dikonfirmasi perihal kegiatan usaha yang dikerjakan oleh pihak keluarganya, pada saat pemeriksaan pertama.

Dan pada pemeriksaan kedua, KPK mengonfirmasi Ade, terkait dokumen-dokumen perihal catatan keuangan yang berkaitan dengan kasus dugaan korupsi terkait proyek pekerjaan infrastruktur, pada Dinas PUPR Kota Banjar, Jawa Barat, Tahun Anggaran 2012 sampai 2017.

Baca Juga: Gubernur Ridwan Kamil Doakan Kesembuhan buat Gubernur Anies Baswedan

Selain Ade, KPK juga memanggil empat saksi dalam penyidikan kasus tersebut, pada Selasa 01 Desember 2020.

Mereka yang dipanggil itu yaitu, wiraswasta atau Direktur PT Sentosa Ultra Gasindo Prima Uu Kusnahendar, mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjar 2010 Saeful Akbar, Rommy Syahrial dari pihak swasta, dan pengurus CV Citra Sarana O Yogiswara.

"Hari ini, dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan saksi untuk perkara dugaan tindak pidana terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Banjar Tahun Anggaran 2012 sampai dengan 2017," kata Plt Juru Bicara KPK Ali, melalui keterangannya di Jakarta, Selasa 01 Desember 2020. Demikian seperti yang dikutip hallobogor.com dari Antara.

Baca Juga: Tahun 2021, Pikiran Rakyat Media Network akan Lahirkan 300 Mediapreneur Baru

Dia juga mengatakan pemeriksaan terhadap empat saksi itu digelar di Gedung KPK, Jakarta. Namun sampai saat ini, KPK belum dapat menyampaikan secara detil pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus di Kota Banjar tersebut.

Halaman:

Editor: Asep Saeful Hidayat

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X