Gubernur Ridwan Kamil Tanggapi Penangkapan Wali Kota Cimahi oleh KPK

- 28 November 2020, 20:39 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil /Instagram.com/@baraya_ridwan.kamil

HALLO BOGOR- Penangkapan Wali Kota Cimahi 2017-2022 Ajay Muhammad Priatna oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mengundang keprihatinan Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Kang Emil.

Dia juga mengharapkan tidak ada lagi kasus operasi tangkap tangan atau OTT oleh KPK terhadap bupati atau wali kota di Provinsi Jawa Barat.

"Peristiwa buruk yang terbaru ialah saya sangat prihatin dengan kasus Wali Kota Cimahi (operasi tangkap tangan Wali Kota Cimahi 2017-2022 Ajay Muhammad Priatna oleh KPK)," kata Kang Emil di acara Silaturahmi Gubernur dengan Pimpinan Media Massa di Kota Bandung, Sabtu 28 November 2020.

Baca Juga: Marak Modus Penipuan Lelang, Bea Cukai Ingatkan Masyarakat Waspada

Kang Emil juga menegaskan, bahwa hal tersebut menjadi pelajaran bagi Kepala daerah lainnya.

"Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran bagi kepala daerah lainnya karena Cimahi itu sudah tiga kali saya ingatkan begitupun dengan Bupati Subang yang dulu," ungkap dia.

Dua orang telah ditetapkam oleh KPK sebagai tersangka kasus suap terkait dengan perizinan Rumah Sakit Umum (RSU) Kasih Bunda di Kota Cimahi, Jawa Barat, Tahun Anggaran 2018-2020. Demikian seperti yang dikutip hallobogor.com dari Antara.

Baca Juga: Wajib Tes PCR dan Isolasi Mandiri 14 Hari, WNA yang Baru Tiba di Indonesia

Dua tersangka tersebut yakni Wali Kota Cimahi 2017-2022 Ajay Muhammad Priatna (AJM) dan Komisaris RSU Kasih Bunda Hutama Yonathan (HY).

Halaman:

Editor: Asep Saeful Hidayat

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X