Korea Utara Beri Sanksi Berat bagi Masyarakat yang Sisakan Makanan

- 20 November 2020, 13:35 WIB
 Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un /KCNA via Twitter

HALLO BOGOR -  Banyak peraturan-peraturan yang mungkin hanya ditemukan di Korea Utara.

Baru-baru ini, Pemerintah Korea Selatan menerapkan sanksi bagi warganya yang menyisakan makanan.

Seperti peraturan lainnya, jika perintah untuk tidak menyisakan makanan dilanggar, maka pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong UN tidak segan untuk memberikan Sanksi yang berat bagi siapapun yang coba-coba untuk melanggar.  

Baca Juga: Terkontaminasi Covid, China Stop Impor Makanan Beku dari 109 Negara 

Peraturan ini dibuat oleh Partai Buruh Korea di tengah kesulitan Pyongyang memberi makan rakyatnya karena berbagai Bencana Alam tahun ini.

Sebagaimana diberitakan Pikiran-Rakyat.com dalam artikel Menghargai Pangan, Kim Jong Un Bakal Hukum Berat Rakyatnya yang Sisakan Makanan, dalam arahan yang dikeluarkan partai, pemerintah mengancam bakal memberi 'hukuman berat' bagi siapa pun yang dianggap gagal melindungi ekonomi negara.

Ancaman itu muncul setelah pada Agustus hingga September, tiga badai menghantam Korea Utara sehingga menyebabkan kerusakan pada lahan pertanian mereka.

Dan di waktu yang sama negara tengah berjuang dari dampak ekonomi dari adanya pandemi Covid-19 dan juga sanksi ekonomi.

Sekutu sekaligus negara tetangga Tiongkok bergerak cepat dengan mendonasikan padi dan 550.000 ton pupuk untuk mengerek hasil sawahPyongyang.

Halaman:

Editor: Timothy Alden

Sumber: Pikiran-Rakyat


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X