Universitas Oxford Inggris Uji Laboratorium Manfaat Ivermectin untuk Obati Covid-19, Ternyata Begini Hasilnya

- 23 Juni 2021, 11:30 WIB
Profesor ahli pengobatan primer Universitas Oxford Chris Butler, BA MBChB DCH CCH MD FRCGP (Hon)FFPH FMedSci.
Profesor ahli pengobatan primer Universitas Oxford Chris Butler, BA MBChB DCH CCH MD FRCGP (Hon)FFPH FMedSci. /Dok.medsci.ox.ac.uk

HALLO BOGOR - Di tengah tengah sikap pro-kontra, saat ini Universitas Oxford, Inggris, Rabu 22 Juni 2021, sedang menguji obat antiparasit ivermectin sebagai pengobatan yang memungkinkan untuk penyembuhan pasien Covid-19.

Aktivitas ini sebagai bagian dari penelitian yang mendapat dukungan dari pemerintah Inggris, tujuannya untuk membantu pemulihan di lingkungan selain rumah sakit.

Baca Juga: Varian Mutan Ganda dari India Menginfeksi 132 Warga Inggris, Kini Menjangkit ke Belgia

Baca Juga: Inggris Uji Coba Kekebalan Eks Pasien Covid-19 Terhadap Potensi Terinfeksi Lagi, Begini Caranya

Dari catatan beberapa beberapa penelitian laboratorium, ivermectin menghasilkan pengurangan replikasi virus, begitu penjelasan dari universitas itu. Ditambahkan uji coba kecil menunjukkan bahwa pemberian obat lebih awal menunjukkan fakta dapat mengurangi muatan virus dan durasi gejala pada beberapa pasien dengan Covid-19 ringan.

Dalam sebuah program yang diberi titel PRINSIP, Inggris memulai penelitian itu pada bulan Januari, menunjukkan bahwa obat antibiotik azithromycin dan doxycycline pada umumnya tidak efektif melawan Covid-19 tahap awal.

Di sisi lain Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan regulator Eropa dan AS telah mengeluarkan rekomendasi untuk tidak menggunakan ivermectin kepada pasien Covid-19. Ivermectin dimanfaatkan oleh beberapa negara untuk mengobati penyakit pasien penderita Covid-19, termasuk India.

"Dengan memasukkan ivermectin dalam uji coba skala besar seperti dalam program PRINSIP, kami berharap dapat menghasilkan bukti kuat untuk menentukan seberapa efektif pengobatan tersebut terhadap Covid-19, dan apakah ada manfaat atau bahaya yang terkait dengan penggunaannya," kata peneliti yang juga ketua bersama dalam percobaan itu, Chris Butler.

Baca Juga: Sering Bermasalah, Akhirnya Inggris Putuskan Hal Ini Terkait Pengunaan Vaksin AstraZeneca

Baca Juga: Inggris Sebut Ada 16 Varian Baru Covid-19, Takutnya Ini yang Terjadi pada Vaksin Generasi Pertama

Pihak universitas menegaskan pasien dalam kondisi hati yang parah, atau sedang menggunakan obat pengencer darah warfarin, atau menjalani perawatan lain yang diketahui berinteraksi dengan ivermectin, akan dikeluarkan dari uji coba ini.

Ivermectin merupakan pengobatan ketujuh yang sedang diselidiki dalam uji coba tersebut, saat ini sedang dievaluasi bersama obat antivirus favipiravir, menurut Universitas Oxford.***

Editor: Budi Purnomo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X