Semakin Dekat, Varian Covid Bernama B.1.617 dari India Sudah Ditemukan di Malaysia

- 4 Mei 2021, 08:27 WIB
Petugas medis merawat pasien yang menderita penyakit coronavirus (COVID-19), di dalam bangsal ICU di Rumah Sakit Keluarga Suci di New Delhi, India, Kamis, 29 April 2021.
Petugas medis merawat pasien yang menderita penyakit coronavirus (COVID-19), di dalam bangsal ICU di Rumah Sakit Keluarga Suci di New Delhi, India, Kamis, 29 April 2021. /REUTERS/Danish Siddiqui

HALLO BOGOR - Malaysia telah mendeteksi kasus pertama dari varian virus corona yang sangat menular yang pertama kali diidentifikasi di India.

Menteri Kesehatan Adham Baba mengatakan pada hari Minggu, 2 Mei 2021 beberapa hari setelah memberlakukan larangan penerbangan dari India.

Varian tersebut, bernama B.1.617, terdeteksi di seorang warga negara India yang diperiksa di Bandara Internasional Kuala Lumpur, katanya.

Baca Juga: Ini Spesifikasi Laptop Samsung terbaru Galaxy Book Pro dan Galaxy Book Pro 36 Seharga Rp32 juta

Organisasi Kesehatan Dunia telah mendeskripsikannya sebagaib "variant of interest", menunjukkan kemungkinan mutasi yang akan membuat virus lebih mudah menular, menyebabkan penyakit yang lebih parah atau tidak terlindungi oleh vaksin.

Baca Juga: Soal Guru Lumpuh di Sukabumi Setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Begini Penjelasan Pemprov Jabar

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Semua upaya kesehatan masyarakat akan terus dilakukan guna memutus mata rantai penularan dan menjamin keamanan masyarakat," kata Adham.

Baca Juga: Ini Langkah Pemerintah Waspadai Kasus Aktif Covid-19 Stagnan dalam 10 Hari Terakhir

Malaysia, yang menghadapi lonjakan kasus Covid-19, pada Rabu lalu melarang penerbangan ke dan dari India dan melarang pelancong dari tujuan India mana pun memasuki negara itu untuk mencegah penyebaran varian baru.

Baca Juga: Gangguan Jaringan Telekomunikasi Papua Dituding Sengaja, Begini Penjelasan Pihak Polri

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: Reuters


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X