Mossad Dituding Menjadi Penyebab Ledakan di Pusat Nuklir Iran, Begini Reaksi PM Israel

- 19 April 2021, 19:16 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. /REUTERS/Ammar Awad

HALLO BOGOR - Dinas rahasia Israel, Mossad melakukan serangan cyber sehingga terjadi ledakan di lokasi instalasi nuklir milik Iran, Minggu, 11 April 2021.

Sehari setelah insiden di fasilitas pengayaan uranium, Iran menyatakan bahwa serangan itu dlakukan oleh mata-mata Israel.

Sehari setelah mendapat tuduhan itu, Senin, 12 April 2021, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan isnsiden itu merupakan cara Israel membela diri terhadap "agresi dan terorisme" Iran.

Baca Juga: Manjakan Warganya di Bulan Ramadhan, Begini Layanan yang Diberikan Pemkot Bogor

Tanpa secara langsung menyebutkan insiden di Iran tersebut, Netanyahu juga tidak mengeluarkan kata-kata bahwa kasus itu sebagai teguran kepada Teheran.

Baca Juga: Begini Cara Body Shop Sampaikan Pesan Ramadhan, Salah Satunya untuk Donasi Sekolah Gratis

Netanyahu hanya menyebut bahwa Iran sebagai ancaman terbesar yang dihadapi Israel di Timur Tengah.

Baca Juga: Karawang Sudah Punya 10 TPS3R Baru untuk Pengelolaan Sampah yang Berkelanjutan

“Iran tidak pernah berhenti mencari senjata nuklir dan misil untuk menyerang. Dan Iran secara konsisten dan keterlaluan menyerukan pemusnahan Israel dan bekerja menuju tujuan itu," kata pemimpin Israel itu.

Baca Juga: KPK Periksa Sepuluh Saksi Dugaan Korupsi Stadion Mandala, Ini Daftar Lengkapnya

Halaman:

Editor: Satwika Rumeksa

Sumber: IBTimes


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X