Lebih Cepat Menular, Varian Baru Virus Corona dari Afrika Selatan Ditemukan di New York

- 25 Februari 2021, 16:50 WIB
New York City. /Pixabay/Free-Photos

HALLO BOGOR - Virus corona perkembangannya terus berjalan seolah berkejaran dengan vaksin. Kini varian baru virus corona yang punya kesamaan dengan varian yang lebih menular dan tidak dapat dipecahkan yang ada di Afrika Selatan meningkat di New York City, kata para peneliti Rabu 24 Februari 2021.

Varian baru virus corona, dikenal sebagai B.1.526, diidentifikasi pertama kali dalam sampel yang dikumpulkan di New York pada November 2020.

Pada pertengahan Februari ada sekitar 12 persen kasus infeksi virus corona varian baru itu dari total kasus infeksi corona, kata para peneliti Kampus Vagelos kepada Dokter dan Ahli Bedah di Universitas Columbia, Rabu.

Baca Juga: Bripka CS dalam Kondisi Mabuk Tembak Empat Orang di Kafe, 3 Meninggal di Tempat

Varian baru virus corona tersebut juga dijelaskan dalam penelitian yang dipublikasikan secara secara online pekan ini oleh California Institute of Technology. Tapi penelitian tersebut belum ditinjau para ahli dari luar.

Baca Juga: Gubernur BI Perry Warjiyo Sebut Ada 5 Jamu Manis BI untuk Pulihkan Ekonomi, Ini Dia

Peneliti Columbia mengatakan analisa database yang ada untuk umum tidak menunjukkan prevalensi tinggi varian virus corona, yang saat ini diidentifikasi di Afrika Selatan dan Brazil, dalam kasus infeksi virus corona dari Kota New York dan area sekitarnya.

Baca Juga: Catat Waktunya, Serial Animasi Baru 'Star Wars' Mulai Tayang Bulan Mei Mendatang

Studi di Columbia menemukan varian virus corona B.1.526 punya beberapa karakteristik mengkhawatirkan yang identik dengan varian B.1.351, yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan dan varian P.1. yang pertama kali ditemukan di Brazil.

Halaman:

Editor: Satwika Rumeksa

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X