Pandemi Disebut Sri Mulyani Sebagai Perekat Gotong-royong Bangsa

- 19 November 2020, 01:21 WIB
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. /Instagram.com/@smindrawati

HALLO BOGOR - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan bahwa pandemi virus corona dapat menjadi momentum perekat gotong royong agar bangsa Indonesia mempunyai daya tahan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan kedepan.

Menurutnya, Indonesia harus memanfaatkan momentum tersebut mengingat tidak banyak negara di dunia yang mampu mengatasi krisis dalam mencari solusi.

“Banyak negara yang krisis, tapi malah tenggelam karena terus menerus saling menyalahkan dan saling sabotase, sehingga fomulasi kebijakan tak terjadi dan mereka tidak mampu keluar dari krisisnya,” ungkap Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut, pada Rabu 18 November 2020.

Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Alasan Indonesia Dapat Utang Rp15 T dari Australia

Sri Mulyani juga menambahkan, bahwa saat ini Indonesia telah berupaya untuk mengatasi pandemi virus corona dengan menjadikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai instrumen utama dalam mendukung pemulihan serta menjaga reformasi di masa mendatang.

Sebelumnya, pemerintah telah mengalokasikan dana untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp695,2 triliun, dengan realisasi penyerapan telah mencapai hingga pekan kedua November 2020.

Penyaluran dana ini telah memberikan dampak kepada perekonomian sehingga pertumbuhan triwulan III-2020 tercatat minus 3,49 persen atau lebih baik dari triwulan II-2020 yang terkontraksi 5,32 persen.

"Kita harus bisa mengatasi krisis. Jika bisa mengatasinya dan fokus dalam kerja sama serta saling mendukung, maka Indonesia bisa keluar sebagai pemenang dan dapat menjadi lebih baik," tutup Sri Mulyani. Sebagaimana, dikutip Hallobogor.com dari Antara.

Baca Juga: Ingat-ingat ya, Ini Efek Samping Vaksin Covid-19 Menurut Guru Besar UI

Halaman:

Editor: Timothy Alden

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X