Kemenkop dan UKM Luncurkan Pedoman Dasar Pendirian Koperasi Guna Permudah Masyarakat

- 22 Juni 2021, 14:06 WIB
Deputi Bidang Pengkoperasian Kemenkop dan UKM, Ahmad Zabidi, Kementerian Koperasi dan UKM meluncurkan template Anggaran Dasar Pendirian Koperasi yang simpel yang diharapkan akan mempermudah masyarakat saat akan membuat anggaran dasar untuk keperluan pendirian koperasi.
Deputi Bidang Pengkoperasian Kemenkop dan UKM, Ahmad Zabidi, Kementerian Koperasi dan UKM meluncurkan template Anggaran Dasar Pendirian Koperasi yang simpel yang diharapkan akan mempermudah masyarakat saat akan membuat anggaran dasar untuk keperluan pendirian koperasi. /dok.kemenkopukm,go,id

HALLO BOGOR - Kementerian Koperasi dan UKM meluncurkan template Anggaran Dasar Pendirian Koperasi yang simpel yang diharapkan akan mempermudah masyarakat saat akan membuat anggaran dasar untuk keperluan pendirian koperasi.

Deputi Bidang Perkoperasian Ahmad Zabadi mengatakan, bahwa pembahasan konsep final template akte pendirian koperasi sudah selesai dilakukan pembahasannya.

Pembahasan telah dilakukan beberapa kali dengan melibatkan lintas pelaku terkait terutama Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (INI) serta Praktisi yang berasal dari Notaris Pembuat Akta Koperasi (NPAK).

“Dalam waktu dekat, Kementerian Koperasi dan UKM-Deputi Bidang Perkoperasian template akta pendirian koperasi yang berisikan anggaran dasar dengan sistematika yang telah disederhanakan akan diperkenalkan ke publik,” kata Zabadi.

Baca Juga: Jamin Keamanan bagi Investor, Tokocrypto Gencar Edukasi Ekosistem Aset Kripto di Indonesia

Baca Juga: Kementerian BUMN Instruksikan Pegawai BUMN WFH, 17-25 Juni 2021, Begini Kata Menteri

Ia berharap hal ini, akan benar-benar memberikan manfaat bagi Gerakan Koperasi, karena template akta pendirian koperasi ini tidak lebih dari 17 halaman, sebelumnya sampai dengan 50 halaman.

“Akta Pendirian Koperasi adalah akta perjanjian yang dibuat oleh para pendiri dalam rangka pembentukan Koperasi, sehingga template yang kami siapkan tidak menjadi baku dan wajib, tetapi sebagai bentuk gambaran terkait substansi yang harus diatur di dalam Akta Pendirian (Anggaran Dasar),” katanya.

Dalam keterangannya yang diterima hallobogor.com, Selasa 22 Juni 2021, Zabidi menjelaskan, yang menjadi penting adalah pemahaman dari para pendiri koperasi terkait hal-hal apa saja yang harus mereka atur di dalam Akta Pendirian sebelum dilakukan pembentukan koperasi.

Deputi Zabadi menggarisbawahi template yang akan diluncurkan dalam waktu segera adalah panduan, bukan pedoman.

Artinya kata dia kembali, template ini hanya referensi bagi lintas pelaku terkait seperti notaris, dan masyarakat yang akan mendirikan koperasi.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: kemenkopukm.go.id


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X