Industri Makanan Halal dan Fesyen Muslim Jadi Primadona di Pasar Dalam Maupun Luar Negeri

- 4 Mei 2021, 06:03 WIB
Model tampil pada acara peragaan busana MUFFEST (Muslim Fashion Festival) di Bekasi, Jawa Barat.
Model tampil pada acara peragaan busana MUFFEST (Muslim Fashion Festival) di Bekasi, Jawa Barat. /ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/aww

 

HALLO BOGOR - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyebut bahwa industri makanan halal dan fesyen muslim Indonesia mampu menjadi primadona di pasar dalam negeri maupun global.

Dua sektor industri tersebut semakin memiliki daya saing dan tak kalah dengan produk-produk serupa yang diimpor dari negara lain.

“Dua industri tersebut bukan hanya jadi primadona di pasar lokal, tapi akan jadi kiblat bagi negara lain,” kata Mendag saat menghadiri dialog bertajuk “Semakin Bangga Buatan Indonesia” yang ditayangkan secara virtual di Jakarta, Senin, 3 Mei 2021.

Baca Juga: Jalan Tol Serang-Panimbang Bakal Segera Beroperasi, Terintegrasi Jalan Tol Tangerang-Merak

Menurut Mendag, dua sektor industri yang banyak diproduksi oleh Industri Kecil Menengah (IKM) tersebut semakin memiliki daya saing dan tak kalah dengan produk-produk serupa yang diimpor dari negara lain.

Baca Juga: Doa dan Keutamaan Sholat Tarawih Hari Ke-22 Puasa Bulan Ramadhan

Untuk itu, Mendag akan memperkuat sisi suplai dan demand dengan mengatur alur keduanya.

Baca Juga: Ketum PSSI Mohammad Iriawan Pastikan Kondisi Pelatih Shin Tae-yong Sehat

“Dari supply side untuk UMKM kita kuatkan, kita perbaiki strukturnya. Tapi, demand sidenya juga kita kerjakan."

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X