Banyak Serangan Malware, Ini Tujuh Tips Aman Bertransaksi Online Saat Ramadhan dan Lebaran

- 15 April 2021, 10:27 WIB
Ilustrasi online shopping.
Ilustrasi online shopping. /Dok. Hallo Media/M. Rifa'i Azhari

HALLO BOGOR - Malware adalah perangkat lunak yang dibuat dengan tujuan memasuki dan terkadang merusak sistem komputer, jaringan, atau server tanpa diketahui oleh pemiliknya.

Istilah malware diambil dari gabungan potongan dua kata yaitu malicious “berniat jahat” dan software "perangkat lunak”. Tujuannya tentu untuk merusak atau mencuri data dari perangkat yang dimasuki.

Malware biasanya disusupkan ke dalam jaringan internet. Jadi kebanyakan peretas melakukan aksinya menggunakan bantuin jaringan internet.

Baca Juga: Ada Negara yang Tumbuh Positif di 2021, tapi yang Terpukul Covid-19 Proyeksinya Jauh Lebih Rendah

Seperti dikutip dari keterangan perusahaan keamanan siber, Kaspersky, sebanyak 378.973 upaya malware seluler terdeteksi di Indonesia.

Baca Juga: Pelayanan Pembayaran PNBP SIM Secara Online Gandeng Bank BNI Begini Sistim Pembayarannya

Angka ini menurun 31,89 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019, yakni 556.486 upaya serangan malware.

Baca Juga: IHSG Bepeluang Tembus 7.000 tapi Bukan Sekarang, Terlihat pada Kinerja Emiten di Semester II

Meski mengalami penurunan, Indonesia masih menjadi negara tertinggi di Asia Tenggara dalam hal serangan malware.

Baca Juga: Oknum Dosen Universitas Jember Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X