Ketimbang Getol Operasi Tangkap Tangan, Luhut Pandjaitan Sarankan Ini kepada KPK

- 14 April 2021, 05:28 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan. /Instagram.com/@luhut.pandjaitan

HALLO BOGOR - Hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak seperti yang diharapkan.

Pasalnya tidak membuat orang kapok, justru KPK seharusnya mengedepankan upaya pencegahan.

Pernyataan tersebut disampaikan Luhut Binsar Pandjaitan dalam Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Stranas PK Tahun 2021-2022 di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 13 april 2021.

Baca Juga: Doa dan Keutamaan Sholat Tarawih Hari Ke-2 Puasa Bulan Ramadhan

"Maaf kalau saya bicara agar terbuka, OTT juga menurut saya buahnya tidak seperti yang kita harapkan, (apa) orang jadi kapok? Tidak juga, pencegahan ini yang menurut hemat saya yang perlu KPK dari awal selalu kedepankan," kata Luhut.

Baca Juga: Masih Pandemi Covid-19, Berikut Ini 7 Tips Ikuti Tren Dekorasi Ruang di Ramadhan 2021

Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) adalah arah kebijakan nasional yang memuat fokus dan sasaran pencegahan korupsi.

Baca Juga: KPK Periksa Sepuluh Saksi Dugaan Korupsi Stadion Mandala, Ini Daftar Lengkapnya

Yang digunakan sebagai acuan kementerian, lembaga, pemerintah daerah dalam mencegah korupsi di Indonesia berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No 54 Tahun 2018.

Baca Juga: Komentator Bola Valentino Simanjuntak Respons Gerakan Mute Massal yang Trending

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X