Menkeu Sebut Program Relaksasi Ekonomi Belum Dirasakan oleh Pelaku Usaha, Ini Datanya

- 8 April 2021, 17:05 WIB
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. /Instagram.com/@smindrawati

HALLO BOGOR - Berbagai program relaksasi ekonomi yang diluncurkan pemerintah untuk meringankan dan memulihkan ekonomi dari dampak pandemi Covid-9 belum sepenuhnya dirasakan oleh pelaku usaha di Bali.

“Berbagai program yang diluncurkan pemerintah dari sisi kemampuan untuk mengeksekusinya belum sepenuhnya bisa dirasakan,” katanya dalam acara Bali Economic and Investment 2021 di Jakarta, Kamis.

Sri Mulyani mengungkapkan hal tersebut berdasarkan dari hasil survei oleh beberapa instansi yang menunjukkan masih sedikit pelaku usaha di Bali yang menerima insentif dari pemerintah.

Baca Juga: Selain Sirkuit Internasional, Mandalika The World Sport Tourism Punya Andalan Baru Ini

Ia menyebutkan seperti relaksasi penundaan pembayaran pinjaman, baik cicilan dan bunga ada sebanyak 59,09 persen Usaha Mikro Kecil (UMK) dan 53,48 persen Usaha Menengah Besar (UMB) yang membutuhkan.

Baca Juga: Ditantang Buat Lagu Bertema Ramadhan, Ini yang Dilakukan Grup Musik Maliq & D'Essentials

“Namun dari program yang dilakukan pemerintah itu ternyata baru 17,89 persen UMK dan 20,86 persen UMB yang menerima,” ujarnya.

Baca Juga: Facebook Uji Coba Hotline Aplikasi Tanya Jawab Baru, Begini Keistimewaan Fasilitas Itu

Kemudian untuk bantuan modal usaha ada 82,96 persen UMK dan 54,01 persen UMB yang membutuhkan namun hanya diterima oleh 10,73 persen UMK dan 7,49 persen UMB.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X