Tetap Tumbuh di Tengah Pandemi, Pemerintah Lakukan Ini untuk Berdayakan UMKM

- 20 Maret 2021, 14:53 WIB
Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Dewan Kehormatan MKGR Airlangga Hartarto melantik dan mengukuhkan kepengurusan DPP Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) masa bakti 2020-2025.
Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Dewan Kehormatan MKGR Airlangga Hartarto melantik dan mengukuhkan kepengurusan DPP Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) masa bakti 2020-2025. /ANTARA/Fauzi Lamboka

HALLO BOGOR - Di tengah pandemi Covid-19, sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masih tumbuh sebesar 3,5 persen per tahun. Pemerintah juga masih terus berupaya untuk memberdayakan UMKM di tanah air.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto  saat pelantikan dan pengukuhan DPP Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) masa bakti 2020-2025 di kantor DPP Golkar, Jakarta, Jumat, 19 Maret 2021 malam.

"UMKM penting di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini, karena dapat menjaga kestabilan perekonomian," jelas Airlangga.

Baca Juga: Minta Tolong Presiden Jokowi, Atlet Timnas All England 2021 Ingin Dipulangkan ke Indonsia

Karena itu untuk pemberdayaan UMKM pemerintah mengalokasikan ratusan triliun rupiah.  Menurut Airlangga, saat ini ada 64 juta UMKM se-Indonesia.

Baca Juga: Minta Tolong Presiden Jokowi, Atlet Timnas All England 2021 Ingin Dipulangkan ke Indonsia

“Anggaran sebanyak Rp183 triliun dialokasikan untuk pemberdayaan UMKM hingga Rp230 triliun untuk kredit usaha rakyat (KUR),” jelas Airlangga, seperti dikutip Hallobogor.com dari Antara, Sabtu, 20 Maret 2021.

Baca Juga: Soal Wacana Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Bepergian, Begini Penjelasan Satgas Penanganan Covid-19

Di sisi lain, sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga juga mendorong penyatuan BUMN, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani.

Baca Juga: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Izinkan Mudik Lebaran, Syaratnya Patuhi Ketentuan Ini

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X