Jaga Stabilitas Nilai Tukar, Ini Intervensi yang Dilakukan BI di Pasar Sport dan Beli SBN, Rupiah

- 19 Maret 2021, 09:49 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. /Instagram.com/@bank_indonesia

HOLLO BOGOR - Bank Indonesia (BI) terus berupa menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah-tengah ketidakpastian pasar yang terus bergejolak.

Hal itu diungkapkan Gubernur BI, Perry Warjiyo menanggali gejolak nilai kurs rupiah dari sisi fundamental maupun mekanisme pasar dalam menghadapi tekanan global.

"BI akan terus berada di pasar melalui triple intervention untuk menjaga stabilitas nilai tukar," kata Perry dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Kamis, 18 Maret 2021.

Baca Juga: Potensi yang Sangat Besar, Jadi Alasan BI untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren

Dikutip Hallobogor.com dari Antara, langkah intervensi yang dilakukan BI antara lain dengan intervensi di pasar spot, pasar Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), dan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Baca Juga: Sudah Ada 140 Ribu Merchant, Ini yang Dilakukan BI Malang untuk Menggenjot Transaksi QRIS

"Langkah kebijakan ini yang disertai dengan langkah-langkah koordinasi dengan Kementerian Keuangan akan menjaga nilai tukar relatif terjaga dan yield SBN terkelola dengan baik," kata Gubernur BI Perry Warjiyo.

Baca Juga: Sudah Kerja Sama dengan Hampir 6 Juta Merchan, BI Dorong UMKM Sulut Gunakan QRIS

Diakui pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sempat melemah sejak awal tahun dengan depresiasi hingga 2,62 persen (ytd) hingga 17 Maret 2021 karena ketidakpastian pasar keuangan global.

Baca Juga: Pemilik Kripto Menyabut Gembira Rencana BI Membuat Rupiah Digital, Ini Penjelasannya

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X