Resmikan Bandara Toraja dan Bandara Pantar, Ini Dampak Ekonominya Menurut Jokowi

- 18 Maret 2021, 20:39 WIB
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan Bandara Toraja, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Kamis, 18 Maret 2021.
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan Bandara Toraja, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Kamis, 18 Maret 2021. /Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev

 

HALLO BOGOR - Kehadiran bandara di suatu daerah akan meningkatkan mobilitas masyarakat, serta mempersingkat waktu tempuh. Di samping itu, keberadaan bandara bisa meningkatkan pariwisata daerah.

Hal tersebut menjadi harapan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan Bandara Toraja, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Kamis, 18 Maret 2021.

“Yang tadinya lewat jalur darat ke Makassar bisa 9 jam. Sekarang menggunakan pesawat ATR hanya sekitar 50 menit,” tutur Presiden Jokowi, seperti dikutip Hallobogor.com dari laman Kementerian Perhubungan, Kamis, 18 Maret 2021.

Baca Juga: Indonesia Bisa Bangkit Jadi Pelopor Industri Kedirgantaraan di Asia Tenggara, Ini Tekad Prabowo

Dengan didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Jokowi meresmikan dua bandara sekaligus, yakni Bandara Toraja dan Bandara Pantar, Alor, Nusa Tenggara Timur. Peresmian kedua bandara dilakukan di Bandara Toraja.

Baca Juga: Menteri Luhut Minta Pembangunan Jembatan Batam–Bintan Berdampak Ekonomis, Begini Penjelasannya

“Hampir setiap enam bulan saya tanyakan ke pak Menhub, kapan bandara ini selesai. Akhirnya hari ini bisa diresmikan. Alhamdulillah,” kata Presiden Jokowi.

Baca Juga: Pro Kontra Komunitas Transportasi Soal Pemerintah yang Tak Melarang Mudik Lebaran 2021

Presiden Jokowi juga mengatakan nantinya penerbangan ke Toraja akan dapat berkembang. Ke depan, akan ada penerbangan langsung dari Bali, Jakarta, Bandung dan Surabaya.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: Kementerian Perhubungan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X