Ini Permintaan Presiden Jokowi Kepada Menteri Lutfi dan Jajaran Kementerian Perdagangan RI

- 5 Maret 2021, 10:18 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Presiden Joko Widodo bersama Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung. /Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden/Lukas

HALLO BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap Kementerian Perdagangan (Kemendag) dapat mempercepat penyelesaian sejumlah perundingan perjanjian internasional antara Indonesia dengan negara-negara mitra.

"Dipercepat penyelesaian perundingan dengan negara-negara potensial, ini adalah agenda prioritas," kata Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta, Kamis, 4 Maret 2021.

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut dalam peresmian pembukaan Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan Tahun 202.

Baca Juga: Joan Laporta Jadi Presiden Barcelona, Mikel Artera menggantikan Ronal Koeman

Acara ini juga dihadiri Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, serta para pejabat terkait lainnya.

Baca Juga: Putra Pramono Anung, Mas Bup Kediri Mulai Tiru Gaya Blusukan Presiden Jokowi

"Karena pada masa-masa seperti ini kita butuhkan pasar ekspor baru. Kita sudah selesaikan IA CEPA (Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement) dengan Australia, dengan Korea, dengan EU," ungkap Presiden Jokowi.

Baca Juga: Peraturan Presiden Investasi Miras Dicabut Jokowi, Ingat 11 Bahaya Alkohol pada Tubuh Anda

Indonesia-Australia CEPA diketahui telah ditandatangani pada 4 Maret 2019 dan resmi berlaku sejak 5 Juli 2020 setelah melalui 10 bulan proses ratifikasi.

Baca Juga: Meski Sudah Diteken Akhirnya Lampiran Peraturan Presiden Dicabut, Ini Sebabnya

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X