Imbal Hasil Obligasi Amerika Serikat Meningkat, Akibatnya Menekan IHSG

- 5 Maret 2021, 00:12 WIB
IHSG hari ini. /ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja


HALLO BOGOR - Naiknya imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun dan aksi lepas saham oleh investor asing menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan Kamis 4 Maret 2021.

IHSG ditutup melemah 85,96 poin atau 1,35 persen ke posisi 6.290,8. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 19,75 poin atau 2,04 persen ke posisi 948,47.

"Pelemahan IHSG dipicu naiknya US Treasury yield. Selain itu market masih menanti penetapan Senat AS dalam mensahkan program stimulus Biden senilai 1,9 triliun dolar AS," kata Analis Bina Artha Sekuritas Nafan Aji di Jakarta, Kamis.

Baca Juga: Baku Tembak Terjadi Kembali di Poso, Ini Identitas Korban Tewas dari Pihak Brimob

Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun kembali naik ke level 1,47 persen setelah sempat turun ke level 1,41 persen. Pada pekan lalu imbal hasil obligasi AS sempat meningkat hingga ke level 1,6 persen.

Baca Juga: Joan Laporta Jadi Presiden Barcelona, Mikel Artera menggantikan Ronal Koeman

"Dari domestik, sentimennya yaitu adanya kasus B117 yang mulai terjadi di Indonesia, melambatnya ekspansi manufacturing di Indonesia, tren kenaikan kasus Covid-19, hingga penerapan kebijakan PPKM mikro yang juga merupakan sentimen negatif bagi pasar," ujar Nafan.

Baca Juga: Bukan Tesla, Ini Investor yang Disebut Bahlil Telah Kantongi Rencana Investasi Industri Baterai

Dibuka melemah, IHSG tak mampu beranjak dari zona merah hingga penutupan bursa saham.

Baca Juga: Putra Pramono Anung, Mas Bup Kediri Mulai Tiru Gaya Blusukan Presiden Jokowi

Halaman:

Editor: Satwika Rumeksa

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X