ITDC Teken Proyek Konstrukssi Pembangunan Mandalika Urban Tourism Senilai Rp1,7 Triliun

- 3 Maret 2021, 14:23 WIB
Kontrak Paket I telah ditandatangani antara ITDC dengan Joint Venture PT PP (Persero) – PT Wijaya Karya (Persero) – PT Bunga Raya Lestari (BRL) (JV PP-WIKA-BRL). /Instagram.com/@itdc_id

HALLO BOGOR - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menandatangani dua kontrak paket proyek konstruksi pembangunan Mandalika Urban Tourism Infrastructure Project (MUTIP) senilai Rp1,7 triliun.

"Kami senang bisa memulai lagi kontrak pekerjaan konstruksi di The Mandalika. Ini menunjukkan komitmen kami dalam mempercepat pembangunan Mandalika khususnya melalui program MUTIP yang dibiayai oleh Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB)," kata Direktur Utama ITDC Abdulbar Mansoer.

"Kami pastikan pembangunan infrastruktur di Mandalika terus berjalan, paralel dengan pembangunan street circuit dan amenitas seperti hotel dan beach club," katanya Selasa, 2 Maret 2021.

Baca Juga: Novilia Sjafri Bachtiar, Sosok yang Berperan di Balik Sukses Uji Klinis Vaksin Sinovac

Selain meningkatkan daya tarik kawasan bagi investor untuk masuk mengembangkan Mandalika, percepatan pembangunan juga untuk mempersiapkan kawasan The Mandalika menyambut normalisasi pariwisata setelah proses vaksinasi tuntas.

Baca Juga: Pemerintah Serap Dana Rp17 Triliun dari Lelang Tujuh Seri SUN di Pasar Perdana

Abdulbar menyatakan, melalui penandatanganan kontrak ini, ITDC memastikan proyek MUTIP tetap berjalan sesuai rencana awal meski di tengah pandemi global Coviod-19.

Baca Juga: Pengusaha Real Estat Makin Optimis, Salah Satunya Karena PPN Ditanggung Pemerintah

Program MUTIP ini dibiayai secara penuh oleh Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dan merupakan pembiayaan pertama secara mandiri yang dilakukan AIIB di Indonesia dan secara global merupakan pembiayaan pertama AIIB bagi kegiatan proyek infrastruktur pariwisata.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X