IHSG BEI Naik Tipis 0,34 Persen, Akibat Terganjal oleh Penurunan Saham Unggulan

- 2 Maret 2021, 20:31 WIB
IHSG di BEI pada akhir perdagangan Selasa sore, 2 Februari 2021 ditutup naik tipis 0,34 persen. /ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

HALLOBOGOR - Menguatnya saham-saham sektor industri tidak diikuti kenaikan saham-saham unggulan.

Akibatnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir perdagangan Selasa sore, 2 Februari 2021 ditutup naik tipis 0,34 persen.

Perdagangan hari ke dua awal bulan ini diawali dengan sentemen positif soal imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun, memberi kepercayan pada investor sehingga IHSG ditutup menguat 20,69 poin atau 0,33 persen ke posisi 6.359,21.

Baca Juga: ShopeePay Sukses Pimpin Dompet Digital, Berdasarkan Hasil Riset Digital NeuroSensum

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,06 poin atau 0,01 persen ke posisi 967,66.

Baca Juga: Simak Ini Cara Mencegah Stunting, Selain Gizi Cukup dan Lakukan Pemeriksaan USG Rutin

"Penguatan IHSG seiring dengan penguatan indeks saham global yang merespon penurunan dari imbal hasil atau yield obligasi AS di mana pergerakan kenaikan yield menggambarkan kekhawatiran pada pelaku pasar," kata analis Pilarmas Investindo Sekuritas Okie Ardhiastama di Jakarta, Selasa, 2 Maret 2021. 

Baca Juga: Ini Parameter Penurunan Berat Badan yang Sehat dan Hasilnya Bertahan Lama

Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun masih stabil di level 1,42 persen hari ini, setelah sempat mencapai level 1,6 persen pada minggu lalu.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X