Mengalami Penurunan, namun Surplus Neraca Perdagangan Berlanjut di Januari 2021

- 18 Februari 2021, 20:12 WIB
Defisit neraca perdagangan migas sedikit meningkat dari 0,46 miliar dolar AS pada Desember 2020 menjadi 0,67 miliar AS.
Defisit neraca perdagangan migas sedikit meningkat dari 0,46 miliar dolar AS pada Desember 2020 menjadi 0,67 miliar AS. /Dok. Kemenkeu.go.id

HALLO BOGOR - Kemenkeu - Bank Indonesia (BI) melansir data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia Januari 2021 kembali mencatat surplus sebesar 1,96 miliar dolar AS.

Meskipun sedikit menurun dibandingkan dengan surplus bulan sebelumnya sebesar 2,1 miliar dolar AS. Namun neraca perdagangan Indonesia berturut-turut mengalami surplus sejak Mei 2020.

Dikutip Hallobogor.com dari laman resmi Kementerian Keuangan RI pada Kamis, 18 Februari 2021, surplus neraca perdagangan Januari 2021 dipengaruhi oleh surplus neraca perdagangan nonmigas yang berlanjut.

Baca Juga: Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2021 Sebesar 5 Persen

Pada Januari 2021, surplus neraca perdagangan nonmigas meningkat menjadi 2,63 miliar dolar AS, lebih tinggi dari surplus Desember 2020 sebesar 2,56 miliar dolar AS.

Baca Juga: Mulai 1 Maret 2021, BI Longgarkan Uang Muka Kredit Kendaraan Bermotor

Perkembangan itu dipengaruhi oleh ekspor yang meningkat sebesar 15,30 miliar dolar AS, meskipun lebih rendah dari peningkatan ekspor bulan sebelumnya sebesar 16,54 miliar dolar AS.

Baca Juga: Polisi akan Tes Rambut Jennifer Jill ke Puslabfor, Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu

Ekspor komoditas berbasis sumber daya alam, seperti CPO, batubara, dan bijih logam tercatat membaik, di tengah penurunan ekspor sejumlah produk manufaktur.

Halaman:

Editor: Budi Purnomo

Sumber: Kementerian Keuangan RI


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X