Kemenparekraf Sebut Sandiaga Uno akan Berkantor di Bali, Ibukota Pariwisata Indonesia

- 26 Januari 2021, 21:02 WIB
Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat berkunjung ke Bali untuk memantau perkembangan pariwisata.  /Instagram.com/@sandiunoindonesia.

HALLO BOGOR - Tidak lama lagi Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akan berpindah kantor dari Jakarta ke Bali guna memantau perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

"Dalam waktu dekat, Mas Menteri akan berkantor di Bali untuk memantau perkembangan pariwisata dari waktu ke waktu," ujar Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I, Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu dalam konferensi pers daring, pada Selasa 26 Desember 2021.

Vinsensius mengatakan, Bali sebagai ibu kota pariwisata Indonesia perlu dipantau secara seksama. Oleh karenanya, Menparekraf akan berkantor di sana agar bisa cepat mengambil keputusan terkait kebijakan pariwisata.

"Berkantor di Bali untuk memantau dan ambil kebijakan kapan akan re-okupansi menerima wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri."

Baca Juga: Menteri Sandiaga Diajak Kembangkan Sport Automotive Tourism Bersama IMI

Baca Juga: Menteri Trenggono akan Kolaborasi dengan Menteri Sandiaga, Ini yang Segera Dilakukan

Bali menjadi tolak ukur untuk membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah pandemi Covid-19 dan Sandiaga sudah mencanangkan sejumlah program kerja untuk membangkitkan keterpurukan pariwisata Indonesia.

"Pariwisata menjadi sektor paling terdampak wabah pandemi Covid-19, makanya kita harus gercep, geber dan gaspol, tak ada jalan lain selain ikut upaya penerapan CHSE atau K4 dalam setiap aspek wisata ekonomi parekraf," kata Sandiaga.

Gercep menurut Sandiaga adalah bergerak cepat, sementara geber adalah bergerak bersama-sama, memanfaatkan semua potensi untuk membangkitkan dan mempertahankan industri pariwisata. Sementara Gaspol adalah menggarap semua potensi lapangan pekerjaan yang ada.

Halaman:

Editor: Timothy Alden

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X