Menkeu Sri Mulyani Sebut Rp15 Triliun dari APBD untuk Sukseskan Vaksinasi

- 19 Januari 2021, 22:35 WIB
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati. /Instagram.com/@smindrawati

HALLO BOGOR - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menargetkat sekitar Rp15 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) guna membantu pemerintah pusat dalam menyukseskan jalannya program vaksinasi nasional.

“Sebesar Rp15 triliun dari APBD diharapkan untuk turut menyukseskan vaksinasi,” katanya dalam rapat bersama Komite IV DPD RI di Jakarta, Selasa 19 Januari 2021.***

Sri Mulyani mengatakan bahwa hal tersebut berkaitan dengan estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk melakukan vaksinasi yang mencapai sekitar Rp73 triliun sampai Rp74 triliun. Oleh karenanya dukungan pemda benar-benar dibutuhkan.

Baca Juga: Menkeu Sri Mulyani Sebutkan Hal yang Jadi Ancaman dalam Tangani Pandemi

Baca Juga: Pandemi Disebut Sri Mulyani Sebagai Perekat Gotong-royong Bangsa

Dukungan pendanaan dari pemda akan bersumber dari earmarking Dana Alokasi Umum (DAU) atau Dana Bagi Hasil (DBH) sesuai dengan yang diatur oleh Pasal 71B PMK 233/2020 perubahan atas PMK 139/2019.

Peraturan tersebut menyebutkan bahwa earmarking sebagian DBH/DAU untuk mendukung vaksinasi adalah minimal 4 persen dari alokasi DAU tahun anggaran 2021.

Sedangkan bagi pemda yang tidak mendapat alokasi DAU, maka dukungan pendanaan dapat bersumber dari DBH sesuai kemampuan keuangan daerah masing-masing.

“Prinsipnya adalah pemerintah pusat menangani urusan bidang kesehatan akibat pandemi tapi jangan sampai pemda mengandalkan total keseluruhan effort dan resource dari pusat,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Timothy Alden

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X