56 Perusahaan Besar Gandeng 196 UMKM dengan Potensi Kontrak Sebesar Rp1,5 Triliun

- 18 Januari 2021, 15:03 WIB
Presiden Joko Widodo. /Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden/Lukas

HALLO BOGOR - Kemitraan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan perusahaan-perusahaan besar merupakan suatu hal yang penting bagi peningkatan kelas UMKM.

Oleh karena itu, kemitraan kedua pihak tersebut harus terus dikembangkan dengan prinsip saling menguntungkan hingga dapat berdaya saing di pasar global.

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa bentuk kemitraan tersebut diperlukan UMKM untuk tumbuh kompetitif dan turut berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan.

Baca Juga: Bukan Tsunami, Begini Penjelasan Pimpinan BMKG Soal Banjir Pesisir Manado

Demikian kata Presiden saat memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Kerja Sama Dalam Rangka Kemitraan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Baca Juga: Presiden Jokowi akan Tinjau Lokasi Terdampak Bencana di Kalimantan Selatan

Untuk diketahui, program kemitraan ini merupakan tindak lanjut BKPM terhadap sejumlah arahan Presiden Joko Widodo yang menginginkan adanya kolaborasi atau keterlibatan UMKM dengan usaha-usaha besar demi peningkatan kualitas UMKM dan pemerataan ekonomi.

Baca Juga: 6 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir dan Longsor di Manado, Sulawesi Utara

Dalam acara penandatanganan yang berlangsung di Ruang Nusantara, Gedung Suhartoyo, Kantor BKPM, sebanyak 56 perusahaan besar, baik perusahaan luar maupun dalam negeri, menandatangani komitmen kemitraan dengan 196 UMKM lokal yang tersebar di seluruh Indonesia dengan potensi nilai kontrak sebesar Rp1,5 triliun.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X