Targetkan Lahan Food Estate 30 Ha pada Akhir Tahun, Ini Optimisme Menteri Syahrul

- 18 Desember 2020, 08:10 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. /Instagram.com/@syasinlimpo/

HALLO BOGOR - Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggarap lahan Food Estate program ketahanan pangan sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kalimantan Tengah.

Meski terkendala kontur lahan rawa yang labil, namun Kementan optimis akhir bulan Desember lahan Food Estate seluas 30 ribu hektar rampung digarap.
 
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) berharap akhir bulan Desember ini proses penggarapan lahan telah rampung.

Baca Juga: Pemerintah Lakukan Public Launcing Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai

Diharapkan pada awal tahun depan proses penanaman sudah bisa dilakukan. Kendati begitu, Mentan SYL mengakui jika ada kendala kontur lahan rawa dengan kondisi yang berbeda-beda. 
 
"Progresnya cukup bagus dari tantangan alam yang ada. Ini lahan rawa, di mana kontur lahannya ada yang dalam dan sedang. Lahannya sangat dinamis, tidak seperti di Jawa, Sumatra atau Sulawesi," ujar Mentan SYL.

SYL melakukan kunjungan kerja dalam rangka pemantauan progres kegiatan Food Estate di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.

Baca Juga: Pelebaran Defisit APBN Hingga 6,34 Persen, Menkeu akan Lakukan Langkah Ini
 
Ia berharap akhir bulan Desember ini seluruh pengolahan lahan sudah selesai, sehingga awal Januari mulai penanaman.

Dikutip Hallobogor.com dari laman resmi Kementan RI, SYL meminta koordinasi semua pihak untuk bersama-sama menyukseskan program ketahanan pangan nasional tersebut. 
 
Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy menerangkan, target 30.000 hektar lahan Food Estate terbagi di dua wilayah yakni Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulau Pisau.

Baca Juga: Tren Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Terus Berlanjut, Ini Data-datanya

Di Pulau Kapuas areal lahan Food Estate seluas 20.000 hektar, sementara di Kabupaten Pulau Pisau seluas 10.000 hektar lahan. 
 
Untuk program intensifikasi di Kalimantan Tengah ini terdiri dari 20.000 hektar itu di Kabupaten Kapuas. Sampai hari ini realisasinya sudah mencapai 18.800 hektar.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: Kementan RI


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X