Tren Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Terus Berlanjut, Ini Data-datanya

- 17 Desember 2020, 16:24 WIB
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. /Instagram.com/@agussuparmanto/

HALLO BOGOR - Neraca perdagangan bulanan Indonesia kembali mencatat surplus pada bulan November 2020.

Capaian ini melanjutkan tren surplus neraca perdagangan yang telah terjadi sejak periode Mei 2020.

Surplus perdagangan November 2020 mencapai USD2,61 miliar. Meskipun surplusnya menurun dibandingkan surplus Oktober lalu yang sebesar USD3,58 miliar.

Baca Juga: Naik Tipis 0.15 Persen, Upah Buruh Tani di Indonesia pada November 2020

"Surplus November ini merupakan surplus tertinggi ketiga yang dicatatkan sepanjang 2020,” ujar Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam pernyataan tertulisnya, Kamis, 17 Desember 2020.

Selain itu, lanjut Mendag, surplus perdagangan bulan November berbeda dengan surplus yang terjadi sebelumnya.

Surplus ini terjadi karena adanya pertumbuhan ekspor yang lebih tinggi dari pertumbuhan impor, bukan akibat impor yang melemah lebih dalam dibanding ekspor.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia 2021 Diprediksi Lebih Baik, Begini Argumentasi Ferry Latuhihin

Dikutip Hallobogor.com dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI, Agus menjelaskan, surplus neraca perdagangan Indonesia periode November 2020 bersumber dari surplus sektor nonmigas sebesar USD2,94 miliar dan defisit migas USD322,9 juta.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: Sekretariat Kabinet RI


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X