Terima Dubes Benedetto Latteri, Bamsoet Ajak Investor Italia Bangun Sirkuit F1 di Bali

- 1 Desember 2020, 12:55 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo melalui Duta Besar Italia untuk Indonesia, H.E. Mr. Benedetto Latteri. /Dok. MPR RI/

HALLO BOGOR - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo melalui Duta Besar Italia untuk Indonesia, H.E. Mr. Benedetto Latteri, mengajak para investor Italia bekerja sama membangun sirkuit balapan Formula 1 (F1) di Bali.

Sebagai destinasi wisata nomor satu di Indonesia, dan juga telah memiliki reputasi pariwisata terbaik di dunia, pembangunan sirkuit F1 di Bali sangat menjanjikan.

Baik dari sisi investor karena potensi marketnya sudah sangat jelas, maupun dari sisi masyarakat Bali sebagai pengembangan potensi ekonomi dan daerah.

Baca Juga: Ketua MPR RI Bambang Soesatyo Bahas Sinergisitas KPK dan Pelaku Dunia Usaha

"Kita bisa kerjasamakan lahan Pemerintah Daerah seijin Gubernur Bali yang sangat strategis, tak kurang dari 200 hektar untuk pembangunan sirkuit F1 di Bali," ujar Bamsoet usai menerima Duta Besar Italia untuk Indonesia, H.E. Mr. Benedetto Latteri, di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Selasa, 1 Desember 2020.

Sebagai negara yang memiliki industri otomotif terbesar dunia, menghasilkan Ferrari, Lamborghini, dan Maserati, Italia punya peluang besar bekerja sama mengembangkan industri otomotif di Indonesia. Salah satunya dengan membangun sirkuit F1.

Melalui keterangan tertulis yang diterima Hallobogor.com dari MPR RI, calon Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini mengungkapkan, pertumbuhan pecinta otomotif di Indonesia sangat pesat.

Baca Juga: Kepala BP2MI Minta Ketua Apjati Baru Ikut Memberantas Mafia PMI

Dalam setahun, tidak kurang dari 1.600 event otomotif digelar di berbagai daerah. Bahkan setiap pagelaran F1 di Singapura, Singapore Tourism Board (STB) selalu menargetkan sedikitnya lima ribu penonton dari Indonesia. Menunjukan betapa besarnya kecintaan warga Indonesia terhadap F1.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: MPR RI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X