Masih PSBB pra AKB Pemkab Bogor Batasi Peserta Acara Maks 150 orang

- 22 November 2020, 15:07 WIB
Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan. /Instagram.com/@iwansetiawan.70

HALLO BOGOR - Masih diberlakukan pembatasan sosial berskala besar pra-adaprasi kebiasaan baru (PSBB pra-AKB), di Wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, lewat aturan pembatasan peserta acara itu diatur dalam Keputusan Bupati (Kepbup) Nomor 443/479/Kpts/Per-UU/2020 tentang Perpanjangan Kelima PSBB pra-AKB yang berlaku efektif mulai 28 Oktober 2020.

Dengan aturan tersebut, terdapat ketentuan yang mengatur 34 aktivitas masyarakat di tengah pandemi COVID-19. Salah satunya mengenai pelonggaran jam operasional pusat keramaian yang diperbolehkan.

Dalam aturan itu juga tertuang pembatasan peserta kegiatan acara,hanya 150 orang saja. Selanjutnya, setiap acara resepsi pernikahan atau khitanan di wilayahnya, hanya berdursi selama tiga jam saja. Hal tersebut dikatakan oleh Bupati Bogor Iwan Setiawan.

Baca Juga: Polda Jabar Siap Periksa Ketua FPI, Acara Megamendung Langgar Prokes

"Semisal kegiatan keagamaan atau pernikahan, aturan itu tidak bisa ditawar, 150 peserta. Jadi jangan sampai terjadi lagi, bila pada hari H terjadi kerumunan, kita pasti akan membubarkannya," tegasnya, usai evaluasi PSBB di Cibinong, Bogor, Sabtu 21 November 2020.

Dia juga mengatakan, perpanjangan keenam menggunakan sejumlah peraturan yang lebih ketat, setelah perpanjangan kelima PSBB pra-AKB ini akan berakhir pada 25 November 2020, .

"Akan lebih ketat, seperti mendeteksi dini kejadian yang memungkinkan terjadinya kerumunan dengan jumlah besar," jelas politisi Partai Gerindra itu. Demikian seperti yang dikutip Hallobogor.com dari Antara.

Baca Juga: Pekerja Asing Wajib Tes Swab, Peraturan Pemerintah Malaysia

Seperti diketahui, tidak ada aturan yang berubah ketika Pemkab Bogor melakukan perpanjangan kelima PSBB pra-AKB, dibandingkan sebelumnya, yakni Kepbup Nomor 443/458/Kpts/Per-UU/2020.***

Halaman:

Editor: Asep Saeful Hidayat

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X