PPKM Darurat di Kota Bogor, Bima Arya Minta Kedepankan Cara Humanis dan Dialogis

- 21 Juli 2021, 08:44 WIB
Penyekatan di pos Check Point Brimob Kedung Halang.
Penyekatan di pos Check Point Brimob Kedung Halang. /Dok. Kotabogor.go.id

HALLO BOGOR - Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro, Sabtu, 17 Juli 2021, memimpin langsung penyekatan di pos Check Point Brimob Kedung Halang, yang menjadi salah satu akses masuk ke Kota Bogor di masa PPKM Darurat Jawa dan Bali.

Tepat di dekat Gerbang Mako Brimob Kedung Halang, Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, terlihat banyak kendaraan roda empat seperti kendaraan jenis sedan, mobil box, truk besar hingga bus dan kendaraan roda dua diminta untuk memutar balik.

Dalam penyekatan yang melibatkan personel gabungan TNI / Polri dan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Bima Arya bersama Kapolresta Bogor Kota serta jajaran menyampaikan dan meminta kendaraan untuk putar balik jika bukan untuk keperluan penting atau di luar sektor esensial dan kritikal.

Baca Juga: Vaksin Gotong Royong Berbayar Dibatalkan, BUMN Kimia Farma Dilarang Jualan Vaksinasi Covid-19

Kepada para petugas di lapangan, baik Bima Arya maupun Susatyo menghimbau untuk mengedepankan cara-cara yang humanis dan dialogis.

Saat penyekatan terpantau beberapa kendaraan, baik roda empat maupun roda dua diizinkan melintas setelah menunjukkan tanda pengenal atau surat keterangan yang menyatakan masuk dalam sektor esensial dan kritikal.

Selain itu yang diperbolehkan melintas angkutan umum seperti ojek online (ojol), angkutan perkotaan (angkot) dan bus antar kota, dengan kapasitas tidak lebih dari 70 persen.

Baca Juga: Simak Cara dan Syarat Penerimaan, Pemerintah Cairkan BPUM UMKM Juli-September

Sambil memantau penyekatan dan memperhatikan pengguna jalan menunjukkan surat keterangan, sesekali Bima Arya membantu mengatur kendaraan untuk putar balik guna menghindari kemacetan dampak penyekatan.

Halaman:

Editor: Banny Rachman

Sumber: Pemkot Bogor


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X