Luar Biasa, Pemkab Bogor Mendapat Hibah Gedung Damkar dari PT Argha Karya Prima Industri

- 23 Juni 2021, 14:32 WIB
Wakil bupati Bogor Iwan Setiawan bersama Jimmy Tjahjanto Direktur Utama PT Argha Karya Prima Indusri membuka selubung papan nama  Damkar Citeureup, usai penandatanganan peresmian hibah gedung, Selasa 22 Juni 2021.
Wakil bupati Bogor Iwan Setiawan bersama Jimmy Tjahjanto Direktur Utama PT Argha Karya Prima Indusri membuka selubung papan nama  Damkar Citeureup, usai penandatanganan peresmian hibah gedung, Selasa 22 Juni 2021. /Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor

HALLO BOGOR - Luar biasa! Itulah apresiasi dari Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan memberikan apresiasi pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari PT. Argha Karya Prima Industri berupa hibah gedung pemadam kebakaran (Damkar) sektor wilayah Citeureup.

Pernyataan itu disampaikan oleh Iwan Setiawan pada acara peresmian dan penandatanganan berita acara serah terima gedung Pos Damkar, di PT. Argha Karya Prima Industri, Citeureup, Selasa 22 Juni 2021.

Baca Juga: Dua Anggota DPRD Kota Bogor Terkonfirmasi Covid-19, Sikap Pimpinan Begini

Baca Juga: 27 ASN Pemkot Bogor Terpapar Covid-19, Bima Arya Umumkan WFH Selama 4 Hari

Iwan mengatakan Ini adalah program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT. Argha Karya Prima Industri dalam bentuk hibah tanah, bangunan, beserta seluruh isinya.

“Ini luar biasa, kami mengapresiasi apa yang sudah dilakukan PT. Argha Karya Prima Industri yang telah memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan di Kabupaten Bogor. Mudah-mudahan gedung Damkar ini bisa melayani seluruh wilayah Citeureup dan sekitarnya bilamana terjadi musibah kebakaran,” terang Iwan.

Dia menambahkan sektor ini untuk melayani penanggulangan kebakaran wilayah Citeureup dan sekitarnya, mempunyai kekuatan 2 sampai 3 unit mobil, serta 30 personel Damkar. Pemerintah, katanya,sedang berupaya meningkatkan pelayanan dengan membangun beberapa sektor di Wilayah timur, karena kawasan ini merupakan lingkungan industri dan padat penduduk.

Dia mengakui kemampuan pemerintah terbatas, oleh karena itu kerja sama dengan perusahaan melalui program TJSL. Hanya mengandalkan APBD, tidak mungkin. Apalagi saat ini semua wilayah fokus penanganan COVId-19. Rencana modernisasi peralatan Damkar menurut Iwan akan dilakukan secara bertahap.

Wabup berpesan agar amat selalu membangun komunikasi secara baik dengan para pengusaha, dengan demikian pengusaha bisa turut berkontribusi dalam pembangunan sebagai sumber anggaran non-APBD. Sebagai contohnya adalah pembangunan gedung damkar wilayah Citeureup ini.

Baca Juga: Arya Bima Pimpin Patroli Protokol Covid-19, Tiga Tempat Usaha Terkena Sanksi Administratif

Baca Juga: Setelah PUPR Batal, Bupati Bogor Cari Alternatif Pendanaan Pembangunan Jalur Puncak II

Direktur PT. Argha Karya Prima Industri, Jimmy Tjahjanto usai menjelaskan bahwa keberadaan gedung Damkar menjadi sangat penting untuk mendukung kelancaran kegiatan perekonomian di kabupaten Bogor, khususnya di kecamatan Citeureup.

Jimmy menambahkan PT. Argha Karya Prima Industri sangat peduli pada semua kelancaran operasional baik di internal maupun masyarakat sekitar.*** 

Editor: Budi Purnomo

Sumber: bogorkab.go.id


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X