Sebanyak 49 dari 93 Santri Bina Madani Dinyatakan Sembuh, tetapi Dinkes Ingatkan Trend Penyebaran Covid-19 di

- 21 Juni 2021, 19:31 WIB
Foto dokumen saat siswa siswi mengikuti acara upacara di lingkungan Pondok Pesantren Bina Madani, kota Bogor.
Foto dokumen saat siswa siswi mengikuti acara upacara di lingkungan Pondok Pesantren Bina Madani, kota Bogor. /Binamadani.org

HALLO BOGOR - Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan 49 orang dari 93 santri Pondok Pesantren Bina Madani yang tertular Covid-19 dinyatakan sudah sembuh, dan sisanya 44 santri lainnya masih dalam perawatan.

Sri Nowo Retno, di Kota Bogor, Senin 21 Juni 2021, mengatakan sebanyak 93 terkonfirmasi positif Covid-19 hingga hari Sabtu 19 Juni 2021, ada 40 santri yang dinyatakan sembuh. Sampai hari Senin 21 Juni 2021, bertambah lagi sambilan santri yang sembuh.

Retno, panggilan Sri Nowo Retno, mengatakan bahwa hari ini ada empat santri yang dinyatakan sehat dan telah dipulangkan dari Pusat Isolasi Covid-19 kota Bogor di Gedung BPKP Ciawi Bogor, ke rumahnya masing-masing. Selanjutnya mereka bisa menjalani isolasi mandiri selama lima hari.

Baca Juga: Warga Miskin Meninggal akan Dapat Santunan, DPRD Kota Bogor Tunggu Evaluasi Raperda

Baca Juga: Mensos Tri Rismaharini Resmikan Sentra Kreasi Atensi Bagi Penerima Manfaat di Cibinong

Sedangkan dari 44 santri yang masih sakit, sebanyak 36 santri menjalani perawatan santri di Pusat Isolasi Covid-19 di Gedung Pusdiklat BPKP Ciawi Bogor, sedangkan dua santri lainnya menjalani perawatan di RSPP Jakarta. Untuk enam santri lainnya masih menjalani isolasi mandiri di masing-masing rumah.

Sampai saat ini, menurut keterangan Retno, Dinas Kesehatan terus melakukan pemantauan pelaksanaan dan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan di Pondok Pesantren Bina Madani.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, pada hari Sabtu 19 Juni 2021, melaksanakan penyemprotan disinfektan di sekitar Pondok Pesantren Bina Madani, sebagai tindakan pencegahan Covid-19 di komplek pondok pesantren tersebut.

Baca Juga: Pemkot Bogor Hibahkan Lahan kepada GKI Yasmin, Begini Sikap Mendagri Tito Karnavian

Baca Juga: Dianggap Berhasil, Ade Yasin Didaulat Menjadi Bunda Desa Kabupaten Bogor

Penyebaran Covid-19 di kota Bogor, sampai saat ini menurut Retno meningkat tajam. Dalam tempo empat hari terhitung Kamis sampai Minggu tanggal 17-20 Juni 2021, tercatat 786 warga kota Bogor terkonfirmasi positif Covid-19.

Oleh karena itu, tingkat keterisian tempat tidur (BOR) pasien positif Covid-19 di 21 rumah sakit di wilayah ini juga meningkat. Tercatat sebanyak 643 tempat tidur pasien Covid-19, telah terisi mencapai 77,6 persen.

Untuk tingkat keterisian tempat tidur di Pusat Isolasi Covid-19 di Gedung Pusdiklat BPKP di Ciawi Bogor, terisi 78 persen dari kapasitas dari 100 tempat tidur.***

Editor: Budi Purnomo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X