Warga yang Nekad Mudik ke Kabupaten Bogor Wajib Jalani Karantina Lima Hari

- 6 Mei 2021, 11:32 WIB
Bupati Bogor, Ade Yasin.
Bupati Bogor, Ade Yasin. /Instagram.com/@ademunawarohyasin

HALLO BOGOR - Warga yang kedapatan mudik ke Kabupaten Bogor, Jawa Barat, wajib menjalani masa karantina selama lima hari di tempat yang disediakan oleh aparatur wilayah.

Aturan tersebut ia kemas dalam Instruksi Bupati Bogor nomor 1 tahun 2021 tentang optimalisasi pelaksanaan peniadaan mudik hari raya Idul Fitri tahun 1442 Hijriah dan upaya pengendalian penyebaran Covid-19.

Warga luar Jabodetabek tak bisa masuk ke Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meski membawa surat rapid antigen dengan hasil negatif sekalipun.

Baca Juga: 34 Warga Keracunan Es Cendol di Jampangtengah Sukabumi, Camat Beberkan 4 Kronologinya

Demikian disampaikan Bupati Bogor yang juga Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor itu di Cibinong, Bogor, Rabu, 5 Mei 2021.

"Bagi masyarakat yang tetap melakukan mudik dan tidak melengkapi surat izin perjalanan tertulis atau Surat Izin Keluar Masuk (SIKM), wajib melaksanakan karantina di tempat yang ditetapkan oleh kepala desa lurah selama 5 x 24 jam dengan biaya mandiri," katanya.

Di samping itu, pada periode mudik lebaran mulai 6-17 Mei 2021, masyarakat yang akan melakukan perjalanan untuk kepentingan nonmudik.

Baca Juga: Ini Sanksi yang Disiapkan Bagi ASN Pemrov Jabar yang Terima Gratifikasi Lebaran

Selain harus memiliki surat keterangan negatif rapid antigen atau sertifikat vaksin Covid-19 juga wajib memiliki surat izin perjalanan tertulis atau Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM).

Halaman:

Editor: Banny Rachman


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X