Sudah Inkracht, Bekas Bupati Bogor Rachmat Yasin Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin Bandung

- 9 April 2021, 12:43 WIB
Tersangka mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin berjalan untuk menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Senin 30 November 2020.
Tersangka mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin berjalan untuk menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Senin 30 November 2020. /ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

HALLO BOGOR- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi bekas Bupati Bogor Rachmat Yasin ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin Bandung, Jawa Barat, berdasarkan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri menjelaskan bahwa jaksa eksekusi KPK Irman Yudiandri, Rabu 7 April 2021, telah selesai melaksanakan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Bandung Kelas IA Khusus Nomor: 75/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Bdg tanggal 22 Maret 2021.

"Dengan cara memasukkan terpidana Rachmat Yasin ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin untuk menjalani pidana penjara selama dua tahun delapan bulan dikurangi selama berada dalam tahanan," kata Ali dalam penjelasannya di Jakarta, Kamis, 8 April 2021.

Baca Juga: Jelang Bulan Ramadhan dan Idul Fitri, Ini Koleksi Terbaru yang Diperkenalkan Rumah Mode Buttonscarves

Terpidana Rachmat telah dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara berlanjut.

Baca Juga: Presiden Targetkan Investasi Rp2.800 Triliun, Ternyata Dari Sini Sumber Dananya

"Dijatuhkan pula kewajiban untuk membayar pidana denda sejumlah Rp200 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka akan diganti dengan pidana kurungan selama 2 bulan," ungkap Ali seperti dikutip Hallobogor.com dari Antara.

Baca Juga: Ahok Berbagi Pengalaman dengan Gibran, Soal Tata Kota Sampai Gaya Kepemimpinan

Terpidana sebelumnya juga telah menyetor uang sejumlah Rp9.786.223.000,00 ke rekening penampungan KPK. Uang tersebut ditetapkan majelis hakim sebagai pembayaran uang pengganti terpidana yang akan disetorkan ke Kas Negara.

Halaman:

Editor: Satwika Rumeksa

Sumber: ANTARA


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X